Studi Kasus Database Manajemen PT. PUNYAKU
Menggunakan Audit Command Language (ACL)
Menggunakan Audit Command Language (ACL)
Dosen : Agus Suharto, S.Kom., M.Kom
Tugas Untuk Ujian Akhir Semester (UAS)
Nama : Rifa Awaliyah
Nim : 161011700027
Mata Kuliah : Audit IT
Soal yang harus diselesaikan beserta langkah-langkah dan hasilnya :
RELATION DAN SUMMARIZE
KASUS 1
PT PUNYAKU ingin melakukan pemeriksaan terhadap Data Transaksi yang terjadi
di
perusahaan.Untuk melakukan pemeriksaan tersebut
perlu dilakukan identifikasi antara hubungan Data Transaksi, Data Produk, dan
Data Vendor.Field kunci yang
dibutuhkan untuk
Data Produk adalah Kode Produk dan
pada
Data Vendor
adalah Nama
Vendor. Setelah itu perlu
dibuat ringkasan dari hasil identifikasi tersebut dalam satu tampilan
screen dengan menambahkan field Nama Produk dan Jenis Produk dari Data Produk,
Total Pembelian
dan Tanggal Pembelian dari Data Transaksi, serta Domisili dari Data Vendor.
1. Pilih Data dari menubar,
lalu
klik
Index.
2. Pada tab Main, klik list box Index On
lalu pilih
KD_PROD untuk
memilih field
kunci
yang akan
di index, kemudian klik
OK.
3. Dalam kotak To, ketik INDEX_PERSEDIAAN_BARANG untuk memberi
nama file
index,
lalu klik
OK.
. Setelah klik OK. Jumlah record yang
di index akan tampak di kotak status line bagian tengah.
ACL menayangkan hasilnya dalam window
4. Untuk mengindex Audit Pembelian, aktif pada file Audit_Pembelian.dbf
5. Ulangi langkah 2 sampai 5, untuk Index On klik TIPE_PROD, dan pada kotak To ketik
INDEX_AUDIT_PEMBELIAN lalu
klik OK.
6. Aktif file pada parent file, yaitu data file Data_Produk.dbf
, lalu pilih Data pada menubar dan
klik
Relations. Lalu Add Input File.
7. Untuk merelationkan drag field KD_PROD pada file DATA_PERSEDIAAN_BARANG ke KD_PROD pada file DATA_PRODUK. Lalu drag field TIPE_PROD yang ada pada file AUDIT_PEMBELIAN ke TIPE_PROD pada file AUDIT_PEMBELIAN lalu klik finish.
7. Untuk merelationkan drag field KD_PROD pada file DATA_PERSEDIAAN_BARANG ke KD_PROD pada file DATA_PRODUK. Lalu drag field TIPE_PROD yang ada pada file AUDIT_PEMBELIAN ke TIPE_PROD pada file AUDIT_PEMBELIAN lalu klik finish.
8. Aktifkan data pada Parent File, yaitu data file DATA_PRODUK, lalu pilih data pada menu
bar dan klik Summarize.
Sehingga akan
muncul jendela seperi berikut :
9. Klik Summarize On, masukan field kunci pada masing-masing Child File, lalu klik
OK. lalu Kik Other Fields, masukan field tambahan seperti sesuai dengan soal pada masing-
masing file, kemudian
klik
OK.
10. Di tab Output,
pada
To pilih File dan pada As ketikkan nama file yang
akan
disimpian (Relation2) lalu
klik OK.
11. Maka hasil dari fungsi Summarize dapat dilihat pada Command
Log dan
memunculkan
file baru berupa Relation2.
12. Kemudian saya filter untuk menampilkan laptop saja.
KASUS 2
CV. Punyaku ingin melakukan pemeriksaan terhadap Data Karyawan pada perusahaan.Untuk melakukan pemeriksaan tersebut perlu dilakukan identifikasi antara hubungan Data Karyawan, dan Data Gaji.Field kunci yang dibutuhkan untuk Data Gaji adalah Kode Pegawai. Setelah itu perlu dibuat ringkasan dari hasil identifikasi tersebut dalam satu file dengan nama Relation3 dengan menambahkan field Jenis Kelamin dan Alamat Pegawai dari Data Karyawan, dan Gaji Pegawai dan No Rekening Pegawai dari Data Gaji.
1 Pilih menu Bar Data dan Klik Index, kemudaian pilih Index On
pada Kotak To ketik INDEX_PEGAWAI
2. Untuk mengindex Data Gaji, aktif pada file Data Gaji.dbf
3. Ulangi langkah 2 sampai 5, untuk Index On klik KD_PEGAWAI, dan pada kotak To ketik INDEX_PEGAWAI lalu klik OK.
4. Untuk merelationkan drag field KD_PEGAWAI pada file DATA_PEGAWAI ke KD_PROD pada file DATA_GAJI.
Lalu.
Lalu.

5. Aktifkan data pada Parent File, yaitu data file DATA_PEGAWAI, lalu pilih data pada menu bar dan klik Summarize. Sehingga akan muncul jendela seperi berikut :
6. Klik Summarize On, masukan field kunci pada masing-masing Child File, lalu klik OK.
7. Kik Other Fields, masukan field tambahan seperti sesuai dengan soal pada masing- masing file, kemudian klik OK.
8. Di tab Output, pada To pilih File dan pada As ketikkan nama file yang akan disimpian (Relation4) lalu klik OK.
9. Maka hasil dari fungsi Summarize dapat dilihat pada Command Log dan memunculkan file baru berupa Relation4.
10. Kemudian saya filter untuk menampilkan jabatan Staff gudang dan staff persediaan barang.
FILTER
KASUS 1
1. Seorang auditor pada PT. PUNYAKU ingin melakukan pemeriksaan terhadap data perusahaan. Salah satu aspek yang akan diperiksa adalah Data Transaksi . Auditor
membutuhkan data transaksi perusahaan untuk memeriksa harga produk yang kurang dari atau sama dengan Rp4.000.000,- dengan
melihat Nama Vendor adalah IKON.
3. Klik
If untuk membuka
expression builder
4. Lalu buat expression NAMA_VENDO = 'IKON' AND HARGA_PROD <=
4000000
5. Dalam kotak teks Save As, ketik TRANS_VNDR untuk menamai filter tersebut.
6. Setelah itu klik Verify untuk memastikan sudah sesuaikah ekspresi tersebut.
7. Klik OK untuk menutup expression builder dan kembali ke kotak dialog Count. Nama filter Expression sekarang muncul dalam kotak teks IF.
8. Klik
OK.
Dan
akan
keluar
hasilnya pada command
log
sebagai berikut:
FILTER GLOBAL
1. Aktif
pada
file DATA TRA.dbf.
2. Klik tombol
(Edit view filter) pada jendela View atau pilih Tools dari menu dan pilih
Set Global Filter untuk membuka kotak
dialaog set global filter.
3. Pilih
filterTRANS_VNDR yang telah dibuat.
4. Klik OK untuk menjalankan filter TRANS_VNDR global filter. TRANS_VNDR akan muncul dalam kotak Default Filter dalam View. Kotak tenggah pada status
bar
juga menunjukkan
bahwa TRANS_VNDR
adalah global filter
yang sedang berjalan.
KASUS 2
PT PUNYAKU saat ini sudah
menggunakan Audit Command Language sebagai
aplikasi yang membantu
perusahaan untuk
mempermudah pekerjaan
dalam melaksanakan pemeriksaan
audit. Direktur
Utama PT. PUNYAKU ingin
mengetahui karyawannya yang
memiliki jabatan sebagai Staff Keuangan yang
ber-alamat di Bekasi dan jenis kelamin perempuan akan dilampirkan
dalam laporan data pegawai perusahaan.
Berikut merupakan langkah – langkah yang harus
dilakukan PT. PUNYAKU dalam melakukan
identifikasi menggunakan
software ACL.
1. Aktif
pada
file DATA KAR.dbf
2. Pilih
menu
Analyze lalu
pilih Count.
3. Klik
If untuk membuka
expression builder.
4. Lalu buat expression JABATAN = 'STAFF KEUANGAN ' AND ALAMAT='BEKASI' AND JENIS KELAMIN='PEREMPUAN'
5. Dalam kotak teks Save As,
ketik STAFF _KEUANGAN untuk
menamai filter tersebut.
6. Setelah itu
klik Verify untuk memastikan
sudah
sesuaikah ekspresi tersebut.
7. Klik OK untuk menutup expression builder dan kembali ke kotak dialog Count. Nama
filter Expression sekarang muncul dalam kotak teks IF.
8. Klik
OK.
Dan
akan
keluar
hasilnya pada command
log
sebagai berikut:
KASUS 3
Ingin mengetahui Pegawai yang memiliki Gaji lebih dari atau sama dengan 7.500.000 DI DATA GAJI
KASUS 4
Ingin Mengetahui Pegawai yang tinggal di daerah Depok DI DATA KARYAWAN
MERGE
KASUS 1
PT PUNYAKU akan
melakukan pemeriksaan terhadap Audit Pembelian, mengaudit
dan
membuat rincian audit pembelian yang Jenis Produk HP yang berwarna Putih dengan ketentuan Harga Produk lebih dari ataau sama dengan 6.000.000 dan Kulkas yang
berwarna Silver serta
dengan Harga
Pembelian lebih dari sama dengan
Rp. .7000.000
Bagaimana
auditor melakukan
pemeriksaan apabila
memerlukan data nama produk, jenis produk, warna dan
Harga produk
menggunakan Audit Command Language?
Langkah-langkah :
A. Menciptakan Extract Pertama
1. Aktif pada file AUDIT_PEMBELIAN.
2. Pilih perintah Extract pada menubar Data.
3. Pada Main,
Klik
radio
buttons Fields.
4. Klik Extract Fields, pilih
fields yang dibutuhkan
(Nama
Produk,
Jenis Produk, Warna dan Harga
Produk)
lalu klik OK.
5. Klik If, isi kolom Expression dengan rumus :JENIS_PROD = 'HP'
AND WARNA_PROD = 'PUTIH' AND HARGA_PROD >= 6000000
6. Jika sudah, Klik Verify untuk memastikan apakah rumus yang diinput sudah benar
valid,
lalu klik OK
7. Pada text box To ketik PEMBELIAN_HP, klik
OK.
8. Maka hasil akan
muncul pada Command Log dan
Default _View.
Menciptakan Extract Kedua
1. Aktif pada file AUDIT_PEMEBELIAN.
2. Pilih perintah Extract pada menubar Data.
3. Pada Main,
Klik
radio
buttons Fields.
4. Klik Extract Fields, pilih fields yang dibutuhkan (Nama Produk, Jenis Produk,
Warna
dan Harga Produk) lalu klik
OK.
5.
Klik
If, isi kolom
Expression
dengan rumus JENIS_PROD = 'KULKAS'
AND WARNA_PROD = 'SILVER' AND HARGA_PROD >= 7000000
6. Jika sudah, Klik Verify untuk memastikan apakah rumus yang diinput sudah benar
valid,
lalu klik OK.
7. Pada text box To ketik PEMBELIAN_KULKAS,
klik OK.
8. Maka hasil akan muncul pada Command Log dan
Default _View.
--MERGE---
Menggabungkan Extract 1 dan Extract 2
1. Aktif pada file Extract
1 (PEMBELIAN_HP).
2. Klik menubar Data lalu klik Merge.
3. Pada dropdown Secondary File pilih PEMBELIAN_KULKAS.
4. Klik Jenis Produk pada list box Primary
Keys dan Secondary Keys.
5. Checklist Presort pada checkbox.
6. Pada text box To ketik PEMBELIAN_MERGE
KASUS 2
PT. PUNYAKU akan melakukan pemeriksaan terhadap Data Karyawan perusahaan. Perusahaan menugaskan seorang
auditor
untuk mengaudit dan diminta membuat rincian gaji
pegawai yang mempunyai jabatan sebagai Staff Penerimaan Barang dengan jenis kelamin perempuan dan Gudang dengan jenis kelamin perempuan juga. Bagaimana auditor
melakukan
pemeriksaan apabila memerlukan data Kode Pegawai , Nama Pegawai, Jabatan dan Gaji menggunakan Audit Command Language?
Langkah-langkah
Langkah-langkah
A. Menciptakan Extract Pertama
1. Aktif pada file DATA_KAR.
2. Pilih perintah Extract pada menubar Data
3. Pada Main, Klik radio buttons Fields.
4. Klik Extract Fields, pilih fields yang dibutuhkan (Kode Pegawai, Jabatan , Jenis Kelamin dan Alamat) lalu klik OK.
5. Klik If, isi kolom Expression dengan rumus :JABATAN = 'STAFF GUDANG' AND ALAMAT_PEG = 'DEPOK' AND JENIS_KELA = 'PEREMPUAN'
6. Jika sudah, Klik Verify untuk memastikan apakah rumus yang diinput sudah benar valid, lalu klik OK
7. Pada text box To ketik STAFF_GUDANG, klik OK.
8. Maka hasil akan muncul pada Command Log dan Default _View.
Membuat Extract 2 ulangi Langkah 1-5
1. Aktif pada file DATA_KAR.
2. Pilih perintah Extract pada menubar Data.
3. Pada Main, Klik radio buttons Fields.
4. Klik Extract Fields, pilih fields yang dibutuhkan (Kode Pegawai, Jabatan , Jenis Kelamin dan Alamat) lalu klik OK.
5. Klik If, isi kolom Expression dengan rumus :JABATAN = 'STAFF PENERIMAAN BARANG' AND ALAMAT_PEG = 'BEKASI' AND JENIS_KELA = 'PEREMPUAN'
6. Jika sudah, Klik Verify untuk memastikan apakah rumus yang diinput sudah benar valid, lalu klik OK
7. Pada text box To ketik STAFF_PENERIMAAN_GUDANG, klik OK.
8. Maka hasil akan muncul pada Command Log dan Default _View
--MERGE---
Menggabungkan Extract 1 dan Extract 2
1. Aktif pada file Extract 1 (STAFF_GUDANG ).
2. Klik menubar Data lalu klik Merge.
3. Pada dropdown Secondary File pilih STAFF_PENERIMAAN_BARANG.
4.Klik KODEPEGAWAI pada list box Primary Keys dan Secondary Keys.
5. Checklist Presort pada checkbox.
6. Pada text box To ketik STAFF_MERGE
7. Maka hasilnya akan muncul pada Command Log dan Default _View.
TOTAL
Kasus :
Ingin mengetahui jumlah keseluruhan Total pembelian ?
Langkah_langkah :
1. Pilih DATA_TRANSAKSI pada menu analyze klik Total Fields
Langkah_langkah :
1. Pilih DATA_TRANSAKSI pada menu analyze klik Total Fields
2. Kemudian pilih Total Pembelian lalu klik OK
3. Lalu akan muncul Hasil
JOIN
MATCHED
KASUS 1
PT PUNYAKU hendak memeriksa data seluruh pegawai. Salah satu aspek yang akan diperiksa adalah data gaji yang
mereka miliki dengan melihat kecocokan antara data
karyawan, dengan data gaji berdasarkan jabatannya. Bagaimana cara yang harus dilakukan perusahaan untuk melihat kecocokan
apabila perusahaan menggunakan ACL?
Langkah-langkah:
- Aktif di DATA_KAR, pilih Data lalu klik Sort.
- Klik Sort On lalu pilih Field KD_PEGAWAI dan jangan lupa pada kolom To ketik SORT_KAR
- Lakukan hal yang sama pada file DATA_GAJ dengan kolom to diisi dengan nama SORT_GAJ
- Aktif di primary filenya. Primary file adalah file sort yang memiliki record terbanyak.
- Jika sudah aktif pilih data pada menu toolbar
dan klik Join.
- Jika sudah muncul tampilannya pada sisi kanan atas kotak dialog terdapat tulisan
- Secondary File, pilih SORT_GAJ yang telah
dibuat sebelumnya Pada primary
keys dan
secondary
keys plih KD_PEGAWAI sedangkan
untuk Primary Fields dan Secondary Fields klik Add All.
UNMATCHED
KASUS 1
PT PUNYAKU hendak melakukan pemeriksaan ketidak cocokan pada data transaksi dan data vendor berdasarkan kode vendor. PT PUNYAKU ingin melihat apakah transaksi barang sesuai dengan data yang terjadi di perusahaan
atau tidak menggunakan ACL. Bagaimanakah langkah-langkahnya
- Aktif di DATA_TRANSAKSI lalu pilih data pada menu toolbar dan klik sort.
2. Klik Sort On lalu pilih Field KD_VENDOR dan jangan lupa pada
kolom To ketik SORT_TRANSAKSI
3. Lakukan hal yang sama pada file DATA_VENDOR dengan kolom
to diisi dengan nama SORT_VENDOR
4. Aktif di primary filenya. Primary file adalah file sort yang memiliki record terbanyak.
5. Jika sudah aktif pilih data pada menu toolbar dan klik Join.
6. Jika sudah muncul tampilannya pada sisi kanan atas kotak
dialog terdapat tulisan
7. Secondary File, pilih SORT_TRANSAKSI yang telah dibuat sebelumnya Pada primary keys dan secondary keys plih KD_VENDOR sedangkan untuk Primary Fields dan Secondary Fields klik Add All.
































































0 komentar:
Posting Komentar